Revitalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Regenerasi Peradaban – Suara Muhammadiyah – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Revitalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Regenerasi Peradaban – Suara Muhammadiyah

Oleh: Alfianur Rizal R.R.A

Masjid sebagai tempat ibadah bagi umat Islam sudah barang tentu tidak hanya menjadi tempat ibadah wajib saja seperti sholat, namun masjid harus memiliki fungsi yang lebih dari sekadar tempat sholat berjama’ah. Tidak sedikit masjid yang sudah mulai memberikan fungsi lebih dari pada hanya sekadar tempat sholat berjama’ah. Banyak masjid yang sudah mulai menjadi pusat pelayanan sosial, seperti didirikannya lembaga amal dan zakat, membuka pelayanan kesehatan, membuka tempat belajar Al-Quran, dan aktivitas sosial yang lain termasuk aktivitas sosial kepemudaan.

Aktivitas di dalam masjid memang harus berkenaan dengan aktivitas keagamaan, namun bukan berarti segala sesuatunya haruslah berhubungan dengan ibadah-ibadah wajib saja. Masjid sudah harus menjadi sebuah wadah yang nyaman bagi berbagai kalangan untuk sekadar silaturahmi dan bercerita sembari menikmati waktu senggang. Masjid juga harus menjadi sebuah wadah yang nyaman dan ramah bagi anak-anak, sehingga yang berada di masjid tidak hanya generasi tua, bukankah hal tersebut merupakan kegelisahan bersama?

Pentingnya revitalisasi fungsi masjid yang hanya sekadar tempat ibadah wajib harus menadapat perhatian khusus agar masjid benar-benar menjadi sebuah wadah yang dapat membangun energi positif.

Segala bentuk komunikasi atau silaturahmi akan dapat dibicarakan di dalam masjid agar isi obrolan lebih terjaga dan menghasilkan sesuatu yang positif. Pelayanan masjid terhadap anak-anak yang masih sangat senang bermain juga menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan agar anak-anak tidak merasa takut karena selalu dimarahi oleh ta’mir masjid ketika mereka berlari-lari dan bermain di masjid, biarkan anak-anak berlari-lari dan bermain di masjid dari pada mereka harus berlari-lari dan bermain di tempat yang tidak jelas dan tidak ada energi postif yang bisa didapat oleh anak-anak.

Masjid yang ramah terhadap jama’ah akan menjadi sebuah wadah yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul ketika sholat berjama’ah dimulai, namun ketika lelah dan membutuhkan ketenangan untuk membicarakan sesuatu secara langsung dapat dilakukan di masjid, sehingga akan banyak hal dan gagasan positif yang dapat diperoleh dari masjid itu sendiri. Begitu juga dengan aktivitas kepemudaan dan anak-anak.

Banyak hal yang dapat didiskusikan di dalam masjid, banyak hal positif yang dapat diberikan kepada anak-anak kecil ketika mereka ramai bermain di masjid. Masjid akan menjadi tempat favorit bagi mereka untuk bermain, dan ketika adzan berkumandang tentu mereka akan lebih mudah menjangkau untuk langsung bergabung dalam sholat berjama’ah. Dari hal tersebut dapat dibayangkan bahwa masjid benar-benar menjadi pusat umat untuk memulai maupun menggagas sesuatu yang kemudian dapat bermanfaat bagi kehidupan.

Era modern yang semakin kompleks membutuhkan sebuah wadah untuk menuangkan segala hal yang ada di dalam pikiran agar segala sesuatu yang ada dalam pikiran tidak menjadi komentar liar dalam media sosial, segala sesuatu yang ada dalam pikiran manusia modern harus terwadahi dengan baik dengan lingkungan yang positif untuk dapat mewujudkan sebuah efek postif dalam membangun peradaban, salah satu langkah nyata adalah menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas umat (segala generasi).

Aktivitas kepemudaan yang dapat dirancang oleh Remaja Masjid (Remas) akan memiliki sebuah gagasan besar jika Remas dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dengan menjadikan masjid sebagai tempat untuk berdiskusi dan membangun sesuatu dengan semangat memajukan umat. Jika diyakini bahwa masjid merupakan tempat yang dapat memberikan energi positif maka pengurus masjid harus berani menjadikan masjid sebagai wadah yang terbuka bagi berbagai kalangan maupun generasi sehingga siapapun merasa nyaman dan tidak canggung ketika berada di masjid.

Beberapa masjid juga menjadi tempat wisata dan sekadar istirahat bagi para musafir.

Hal tersebut harus banyak ditiru sehingga masjid benar-benar dapat dirasakan oleh berbagai kalangan. Tidak perlu khawatir tentang kesopanan atau hal-hal yang berkenaan dengan kebersihan masjid. Wisatawan yang berkunjung ke masjid tentu akan memahami betul bagaimana harus bersikap di dalam sebuah rumah ibadah.

Ta’mir masjid harus memberikan pelayanan yang ramah terhadap setiap pengunjung, sehingga setiap pengunjung benar-benar merasakan keramahan Islam sebagai agama yang mencerahkan, dan secara tidak langsung dapat mencerminkan keramahan umat Islam terhadap berbagai kalangan. Jika pelayanan masjid tidak ramah dan anak-anak yang bermain di masjid banyak diusir maka tidak perlu gelisah ketika anak-anak kecil lebih memilih bermain di jalanan atau di tempat yang memberikan mereka kebebasan untuk berlari dan bermain, dan tidak perlu gelisah pula ketika banyak orang yang lebih memilih untuk beristirahat atau menuangkan gagasannya di luar masjid.

Bukankah semangat regenerasi peradaban harus dimulai dalam wadah yang positif agar peradaban yang terbangun memiliki energi positif?

Alfianur Rizal R.R.A, Pimpinan Pusat Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Insasni Ikatan Pelajar Muhammadiyah



Demikian Informasi terbaru Revitalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Regenerasi Peradaban – Suara Muhammadiyah , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

Mengenal Sejarah NU dan Muhammadiyah – News.Tarjih.ID





Video: Kenali Sejarah NU dan Muhammadiyah

K.H. Ahmad Dahlan: Pembaru dan Pembaru Agama

"Semua ibadah dilarang kecuali bahwa ada perintah dari Nabi Muhammad", itu adalah ajaran utama K.
Ahmad Dahlan. Pengajaran ini terus dipegang oleh anggota Muhammadiyah sampai sekarang. Ini juga merupakan reformasi yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan menentang ajaran agama yang terjadi saat itu di Jawa. Itulah sebabnya Ahmad Dahlan mengatakan bahwa ziarah kubur dan permintaan kuburan dilarang.

Ahmad Dahlan lahir di daerah Kauman kota Yogyakarta dengan nama Muhammad Darwis pada tahun 1869, sumber lain mengatakan pada tahun 1868. Memang, kelahiran Ahmad Dahlan agak gelap dan tanggal pastinya tidak dilacak. OK kita tidak mempersoalkan kelahirannya tetapi pekerjaannya. Organisasi yang ia dirikan, Muhammadiyah, kini telah berkembang dan menjadi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia dalam hal anggotanya.

Ahmad Dahlan adalah putra seorang kyai tradisional yaitu K.H. Abu Bakar bin Kyai Sulaiman, seorang pengkhotbah di Masjid Sultan di kota. Ibunya Siti Aminah adalah putra Haji Ibrahim, seorang pangeran. Ahmad Dahlan adalah anak keempat dari tujuh bersaudara.

Seperti putra seorang kyai pada waktu itu, Darwis muda juga mempelajari banyak kyai. Dia mempelajari ilmu fikih kepada KH Muhammad Shaleh, ilmu Nahwu-Sharaf (tata bahasa) ke KH Muhsin, astronomi (KH astronomi) ke KH Raden Dahlan, ilmu hadits untuk kyai Mahfud dan Shaykh KH Ayyat, ilmu Al-Qur'an kepada Sheikh Amin dan Sayid Bakri Satock, dan obat-obatan dan racun hewan untuk Sheikh Hasan.

Dia juga berbagi kamar dengan KH Hasyim Asy (pendiri NU) ketika dia bertanya kepada KH Sholeh Darat di Semarang. Berarti juga Ahmad Dahlan, Hasyim Asy & # 39; ari, dan RA Kartini satu guru dari satu ilmu yaitu KH Sholeh Darat. Berarti gerakan Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama dan Gerakan Feminis berasal dari satu guru.
Ketika gerakan Islam, Nasionalis, dan Komunis datang dari satu guru, HOS Tjokroaminoto.

Ketika berusia 21 tahun (1890), KH Ahmad Dahlan pergi ke tanah suci Mekah untuk berziarah dan belajar di sana. Dia belajar selama satu tahun. Salah satu guru adalah Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
Dahlan adalah satu lagi guru IPA dengan KH Hasyim Asy'ari (pendiri NU). Ia juga seorang guru dengan Haji Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka) dan Syekh Muhammad Djamil Djambek. Kedua orang ini adalah pendiri gerakan "Kaoem Moeda" di Sumatera Barat. Haji Agus Salim juga belajar dengan Sheikh Ahmad Khatib. Agus Salim nantinya akan menjadi wakil ketua Obligasi Sarekat Islam dan Pembina Jong Islamieten. Jadi seluruh gerakan Islam di Indonesia, yang menjadi sumber utama, adalah Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi Imam Masjidil Haram di Mekah.

Dari Ahmad Khatib, Dahlan berkenalan dengan pemikiran trio reformis dan Reformis Islam dari Timur Tengah, Sayid Jamaluddin Al Afghani, Sheikh Muhammad Abduh, dan Sheikh Muhammad Rasyid Ridha.
Akhirnya Dahlan membawa gerakan Reformasi ini ke Indonesia.

Dahlan mulai memperkenalkan cita-cita reformasinya pada awalnya dengan mencoba mengubah arah kiblat di Masjid Sultan di Istana Yogyakarta ke arah nyata Barat Utara (sebelumnya ke Barat). Dahlan juga meningkatkan kondisi higienis di daerah Kauman dengan teman-temannya.

Pada tahun 1909, ia memasuki Boedi Oetomo dengan tujuan mengajarkan agama kepada para anggotanya.
Pelajaran Dahlan tampaknya memenuhi harapan dan kebutuhan anggota Boedi Oetomo. Sebagai bukti, mereka menyarankan agar Dahlan membuka sekolahnya sendiri yang diatur dengan rapi dan didukung oleh organisasi permanen untuk menghindari nasib pesantren tradisional yang terpaksa ditutup ketika kyai yang bersangkutan meninggal. Dahlan mengindahkan nasihat itu. Ia mendirikan Muhammadiyah dan meninggalkan Boedi Oetomo. Demikianlah kisah K.H. Ahmad Dahlan dan awal organisasi yang kemudian menjadi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Semoga ini bisa menjadi pelajaran yang berharga. Allah tahu yang terbaik Bish Shawab.

===========================================
Terima kasih telah bersedia mengunjungi saluran kami, menonton dan memberikan kritik dan saran jika masih kurang dari konten video ini.

Tolong beri komentar dengan sopan dan saling menghormati, jangan saling menjatuhkan, jangan menghukum, karena kita adalah saudara.

Ikuti Instagram:

Mendukung penyebaran da Islam, suka, bagikan, dan berlangganan, serta praktikkan. Semoga bermanfaat. Jazakumullah khairan.

========= AKHYARTV ==========

Bismillah .. Manajemen AkhyarTV membuka peluang propaganda Jariyah untuk siaran operasional dan peralatan AkhyarTV melalui:

BANK MANDIRI No.Rek 167-000-223-0273 a / n Henny Haryanti Lubis.

============ QAI ============

(Bank Syariah Mandiri) BSM No.Rec 7088490228 a / n Ibrohim Hanif.

Ketahui Sejarah NU dan Muhammadiyah



sumber: https://www.youtube.com/watch?v=x8wUWSVSZLU

Hari Ini UMP Gowes dari Purwokerto ke Yogyakarta – Suara Muhammadiyah – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Hari Ini UMP Gowes dari Purwokerto ke Yogyakarta – Suara Muhammadiyah

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Komunitas UMP Bersepeda yang terdiri dari dosen, karyawan dan masyarakat umum disekitar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah bakal melakukan gowes menggunakan sepeda dari Purwokerto ke Yogyakarta. Mereka akan menempuh jarak kurang lebih 155 Kilometer pada Sabtu, 25-26 Januari 2020.

Para pesepeda yang diikuti oleh 15 Gowesser yang telah diseleksi itu menyerukan gerakan kampanye Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan diselenggarakan di Kota Solo pada 1-5 Juli 2020 mendatang.

“Tim dari 15 orang ini akan menyusuri sepanjang jalan Purwokerto – Yogyakarta dengan menggunakan sepeda dengan tujuan akhir tugu Jogja. Disana kita lanjut serahkan bendera Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke UMY untuk diteruskan di Solo,” ujar Kasno Koordinator UMP Bersepeda, Jum’at (24/1).

Sementara itu Ketua Panitia Eko Pujiono mengatakan, aksi ini sudah dipersiapkan sejak dua bulan terakhir. Mulai dari menyiapkan sepeda, pemanasan ringan oleh tim, cek kesehatan di Fakultas Kedokteran UMP, hingga mengurus berbagai perijinan yang dibutuhkan untuk memperlancar perjalanan.

Sepanjang longtrip itu, para pesepeda akan singgah setidaknya di setiap Kabupaten, yakni Kebumen, Kutoarjo, Purworejo, Wates, Kulonprogo dan finis di Yogyakarta. Mereka juga akan singgah ke UMY untuk memberikan bendera estafet Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk diteruskan di Solo.

“Ketentuan untuk Gowes Sepanjang Jalan Purwokerto – Yogyakarta diawali dengan sholat subuh berjamaah di masjid Akhmad Dahlan UMP, Peserta berkumpul di depan kantor pusat UMP jam 04.30 dan setiap peserta dapat menggunakan sepeda tipe apa pun dan wajib nenggunakan sefty bersepeda, helm, sarung tangan, sepatu, kacamata, dll,” ujarnya.

Rektor UMP Dr Anjar Nugroho menyambut baik kegiatan menggembirakan muktamar ini. Menurutnya, muktamar Muhammadiyah dapat terus menjadi kekuatan perekat kebersamaan bangsa.

“Kita berharap Muhammadiyah terus menjadi pemandu warga bangsa dalam hal keagamaan untuk terus menanamkan benih-benih yang membawa spirit kemajuan, pencerahan, sekaligus Islam yang membawa damai dalam spirit kebersamaan. Agar Muhammadiyah terus maju dan memajukan bangsa ini tanpa pamrih,” pungkasnya. (tgr)



Demikian Informasi terbaru Hari Ini UMP Gowes dari Purwokerto ke Yogyakarta – Suara Muhammadiyah , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

Jumari : Muhammadiyah Selalu Taat Undang-Undang – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Jumari : Muhammadiyah Selalu Taat Undang-Undang

Suryagemilangnews.com, Mertoyudan. Muhammadiyah bisa bertahan sampai 107 tahun karena mempunyai keunggulan-keunggulan. Diantaranya yaitu Muhammadiyah bersifat adaptif, artinya bisa mengadaptasi terhadap dinamika zaman, bahkan termasuk dinamika gerakan politik, dinamika peraturan peraturan perundang-undangan di negara. Demikian dikatakan Drs. Jumari, Ketua PDM Kabupaten Magelang saat menyampaikan pidato dalam resepsi Milad Muhammadiyah ke-107 di SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan kemarin, Sabtu 16 November 2019.

Selanjutnya Jumari mengatakan bahwa terkait politik kenegaraan Muhammadiyah tidak pernah keluar dari undang-undang negara. “Sebagaimana sifat Muhammadiyah itu adalah mengindahkan segala hukum dan perundang-undangan yang sah,” katanya. Jumari secara bergurau mengatakan bahwa Muhammadiyah melanggar undang-undang hanya satu saja, “Karena Muhammadiyah membantu fakir miskin dan anak terlantar sebab fakir miskin dan anak terlantar itu menurut undang-undang dipelihara negara,” ungkapnya yang disambut tawa para hadirin.

Selain resepsi Milad, dalam kesempatan tersebut juga digelar pelantikan Panitia Pembangunan RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Magelang yang nantinya akan berlokasi di Kecamatan Bandongan. Pemberian SK ini sekaligus menandai resminya kerja panitia pembangunan RS PKU yang diidam-idamkan selama ini oleh semua warga Muhammadiyah Kabupaten Magelang. Bertindak sebagai ketua panitia pembangunan adalah dokter Muhammad Bakhtiar Rifai.

Selanjutnya juga dilaksanakan pemberian dana stimulan kepada beberapa AUM dan penghargaan kepada perseorangan di lingkup Muhammadiyah Magelang yang berjasa serta berprestasi. AUM penerima dana stimulan yaitu :

  1. Tim Pembangunan RSU PKU Muhammadiyah Kabupaten Magelang lokasi di Bandongan, 100 juta rupiah
  2. Klinik Pratama Aisyiyah Salam, 20 juta rupiah
  3. Klinik Pratama Aisyiyah Mungkid, 20 juta rupiah
  4. Pembangunan PKBM Mertoyudan, 20 juta rupiah
  5. Klinik PKU Muhammadiyah Secang, 20 juta rupiah

Sementara itu Lazismu Kabupaten Magelang memberikan tali asih kepada para perseorangan yaitu tenaga kependidikan yang telah berpuluh tahun mengabdikan diri di sekolah-sekolah Muhammadiyah Kabupaten Magelang dan para mubaligh/mubalighat yang dipandang berprestasi dalam menjalankan aktifitas dakwah Persyarikatan di Kabupaten Magelang.

Para penerima tali asih dari unsur tenaga kependidikan yaitu :

1. Rosna Indarti, TU SMA Muhammadiyah 2 Muntilan, masa pengabdian 41 tahun
2. Agus Susilarto, TU SMP Muhammadiyah 1 Sawangan, masa pengabdian 38 tahun
3. Bambang Nur Bakti, TU SMP Muhammadiyah Muntilan, masa bakti 36 tahun
4. Agus Priyono, TU SMK Muhammadiyah 1 Salam, masa pengabdian 34 tahun
5. Aslikah, TU SMP Muhammadiyaj Blondo Mungkid, masa pengabdian 34 tahun
6. Mudrikah, TU SMP Muhammadiyah Kauman Muntilan, masa pengabdian 32 tahun
7. Mujiyati, TU SMP Muhammadiyah Bandongan, masa pengabdian 25 tahun
8. Wiwik Dwi Rahayu, TU SMP Muhammadiyah Kaliangkrik, masa pengabdian 21 tahun

Sementara para penerima tali asih dari unsur mubaligh/mubalighat yaitu :

1. Hj. Haryati, BA, Muntilan, Ketua PDA 2011-2016
2. Ir. H. Badri, Ketua PCM Grabag 2001-2016
3. H. Soekoretno, BA, Ketua PCM Mungkid 2006-2016
4. H. Daris Yamin, BA, mubaligh, aktivis dakwah
5. H. Sunaryo, Ketua PCM Kajoran 2006-2016
6. H. Muhni, BA, Ketua PCM Dukun 2011-2016
7. H. Rochmat Rozi, BA, aktivis dakwah
8. H. Mas’udi, BA, aktivis dakwah, mubaligj
9. H. Slamet Mushowir, BA, aktivis dakwah, mubaligh

Lima muharrik kategori wakif donatur yaitu :
1. Drs. H. Tranggono Murti, Gunungpring Muntilan
2. H. Muhajir, Gunungpring Muntilan
3. Ir. Hj. Ummu Azizah, Bandongan
4. Hj. Sugiyarti, Payaman Secang
5. H. Hamid Hamzah, Bagongan, Mertoyudan

Resepsi Milad tersebut diakhiri dengan doa dan ramah tamah pasca seremonial selesai. (sapari)



Demikian Informasi terbaru Jumari : Muhammadiyah Selalu Taat Undang-Undang , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

SEJUK!!! Perbedaan Muhammadiyah dengan Salafi? Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA – News.Tarjih.ID





COOL !!! Perbedaan antara Muhammadiyah dan Salafi? Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA

Bertanya dengan Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA
Jawab Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA Super Smart

Sumber:
* Allah Azza Wa Jalla
* Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA
* Youtube Akhyar TV –

Jangan Lupa —— Berlangganan, Suka, Komentar, dan Bagikan!

===================================
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh teman. Jika ada yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan lengkapi formulir melalui tautan di bawah ini sepenuhnya.
Klik untuk mengajukan Pertanyaan:

Insya Allah, Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA akan menjawabnya melalui studi resmi AQS atau Youtube Ustadz Adi Hidayat Resmi atau langsung via email. Harap bersabar dalam menunggu jawaban.
Semoga Allah selalu memberkati Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA dan keluarga mereka.
===================================

========== AKHYAR TV & QAI ==========

AKUN RESMI AKHYAR TV DAN USTADZ ADI HIDAYAT, LC., MA
1. Youtube —— Akhyar TV –
2. Situs web ——www.akhyar.tv
3. Youtube —— Ustadz Adi Hidayat Resmi –

* Manajemen Akhyar.Tv membuka peluang bagi penyiaran operasional dan peralatan Akhyar.Tv melalui Bank Mandiri No. Rekening 167-000-223-0273 a.n Henny Haryanti Lubis.
* Manajemen Quantum Akhyar Institute mengundang Anda untuk secara aktif berpartisipasi dalam pengembangan da'i dengan Buku Wakaf dan khotbah media lainnya, serta kegiatan bimbingan misionaris melalui Islamic Bank Mandiri No. Rekening 7088490228 a.n Ibrohim Hanif
===================================

Video Lainnya:

* Apa Peran Sedekah Untuk Keluarga Anda Sendiri?:
*KEBINGUNGAN!!! Loving Hearts For Others:
* Kapan Tahiyat Apakah Jari Telunjuk Bergerak atau Senyap?:
* Cara Efektif Untuk Mendapatkan Doa Cepat!:
* Bagaimana Mengetahui Sesuatu Yang Baik atau Buruk Bagi Kita? :

===================================
Instagram:
Facebook:
===================================

Saluran Youtube "MENTARI SENJA TV" ada untuk memenuhi kebutuhan umat Islam di seluruh Indonesia khususnya, yang haus akan ilmu Islam.
#Christian Religion #UstadzAdiHidayat #Testaru



sumber: https://www.youtube.com/watch?v=ipwxSLi97GE

Muhammadiyah Tolak Rokok Elektronik – Ikatan Pelajar Muhammadiyah – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Muhammadiyah Tolak Rokok Elektronik – Ikatan Pelajar Muhammadiyah

IPM.OR.ID – Jumat (24/1) PP Muhammadiyah tegaskan posisi atas kehadiran rokok elektrik di Indonesia. Muhammadiyah lewat Majelis Tarjih mengaku prihatin atas tren penggunaan vape yang menyasar anak anak dan remaja.

Majelis Tarjih PP Muhammadiyah atas kekhawatiran tersebut mengambil tindakan dengan mengeluarkan Fatwa terkait larangan Rokok elektonik atau sering disebut vape. Larangan ini dinyatakan dalam putusan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah pada tanggal  14 Januari 2020 di Yogyakarta. Adapun isi fatwa dari Majelis tarjih tersebut sebagai berikut:

FATWA MAJELIS TARJIH DAN TAJDID PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH NOMOR 01/PER/I.1/E/2020  TENTANG HUKUM MEROKOK E-CIGARETTE

  1. Mempertegas Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Hukum Merokok;
  2. Wajib hukumnya berdasarkan tujuan syariah (maqāṣid asy-syarī‘ah) 
  1. mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat;
  2. melindungi dan memelihara generasi muda;
  3. menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terwujudnya kondisi hidup sehat yang merupakan hak setiap orang;
  1. Merokok e-cigarette hukumnya adalah haram sebagaimana rokok konvensional, karena:
    1. merokok e-cigarette termasuk kategori perbuatan mengonsumsi khabā’iṡ (merusak/membahayakan)
    2. perbuatan merokok e-cigarette mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara cepat atau lambat  sesuai dengan Q.S. al-Baqarah (2: 195) Q.S. an-Nisa’ (4: 29)
    3. perbuatan merokok e-cigarette membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan uap e-cigarette sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi
    4. e-cigarette sebagaimana rokok konvensional diakui mengandung zat adiktif dan unsur racun yang membahayakan, tetapi dampak buruk e-cigarette dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang
    5. berdasarkan logika qiyās aulāwi keharaman e-cigarette lebih kuat dibandingkan dengan rokok konvensional. Hal ini karena: (1) penggunaan e-cigarette tidak lebih aman dibandingkan dengan penggunaan rokok konvensional sesuai fakta ilmiah yang menunjukkan tidak ada satu pun pihak medis yang menyatakannya aman dari bahaya (Lampiran B. Poin 3,4, dan 5); (2) merokok e-cigarette dalam jangka waktu yang lama akan menumpuk jumlah nikotin dalam tubuh (Lampiran B. Poin 6 dan 9); (3) ditemukan zat karsinogen dalam e-cigarette (4) e-cigarette juga telah terbukti disalahgunakan untuk mengonsumsi narkoba
    6. pembelanjaan e-cigarette merupakan perbuatan tabżīr (pemborosan) sebagaimana diisyaratkan dalam Q.S. al-Isra (17: 26-27).
    7. merokok ecigarette bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah (maqāṣid asy-syarī‘ah), yaitu (1) perlindungan agama (ḥifẓ ad-dīn), (2) perlindungan jiwa/raga (ḥifẓ an-nafs), (3) perlindungan akal (ḥifẓ al-‘aql), (4) perlindungan keluarga (ḥifẓ an-nasl), dan (5) perlindungan harta (ḥifẓ al-māl).
    8. merokok e-cigarette bertentangan dengan prinsip-prinsip kesempurnaan Islam, Iman dan Ihsan,
  2. Mereka yang belum atau tidak merokok e-cigarette wajib menghindarkan dirii dan keluarganya dari percobaan merokok e-cigarette, sesuai dengan isyarat Q.S. at-Tahrim (66: 6)
  3. Mereka yang telah terlanjur menjadi perokok e-cigarette wajib melakukan upaya dan berusaha semaksimal mungkin untuk berhenti dari kebiasaan merokok dengan meresapi makna Q.S. al-Ankabut (29: 69) dan jaminan Allah dalam Q.S. at-Talaq (65:2)
  4. Pusat-pusat kesehatan di lingkungan Muhammadiyah harus mengupayakan adanya fasilitas untuk memberikan terapi guna membantu orang yang berupaya berhenti merokok baik konvensional maupun e-cigarette.

Adapun tausiah dan rekomendasi dari fatwa haram e-cigarette tersebut adalah : 

  1. Kepada Persyarikatan Muhammadiyah direkomendasikan agar berpartisipasii aktif dalam pencegahan merokok baik e-cigarette maupun konvensional sebagai bagian dari upaya perlindungan, pemeliharaan dan peningkatan sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat khususnya generasi muda secara optimal dalam kerangka amar makruf nahi munkar.
  2. Seluruh jajaran pimpinan dan warga Persyarikatan Muhammadiyah hendaknya menjadi teladan dalam upaya menciptakan masyarakat yang bebas dari bahaya rokok konvensional maupun e-cigarette.
  3. Seluruh unsur Muhammadiyah (Majelis/Lembaga/Ortom/Amal Usaha) di semua tingkat, lebih khusus yang terkait dengan pendidikan anak, remaja dan generasi muda hendaknya berperan aktif dalam mengampanyekan bebas e-cigarette.
  4. Kepada pemerintah diharapkan untuk membuat kebijakan yang melarang total e-cigarette dan rokok konvensional (penjualan termasuk penjualan online, distribusi, pemberian serta iklan, promosi, dan sponsorship).

Fatwa Haram e -Cigarette/ vape ini mencakup semua kriteria rokok eleltronik baik yang yang dalam bentuk ENDS ( Electronic Nicotine Delivery System) ENNDS ( Eectronic Non Nicotine Delivery System ) maupun HTP  ( Heated Tobacco Products). Langkah yang dilakukan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini dalam rangka untuk membantu negara dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman kecanduan rokok baik itu rokok konvensional dan rokok elektronik.

#FatwaMuhammadiyah #FatwaHaramVape

Yuk Bagikan Tulisan ini !!!



Demikian Informasi terbaru Muhammadiyah Tolak Rokok Elektronik – Ikatan Pelajar Muhammadiyah , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

Mantapkan Ideologi dan Kepemimpinan, PWNA Sumbar Gelar DANA III – Suara Muhammadiyah – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Mantapkan Ideologi dan Kepemimpinan, PWNA Sumbar Gelar DANA III – Suara Muhammadiyah

PADANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Provinsi Sumbar menggelar Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah III (DANA 3) di Aula Pasca Sarjana UMSB, Sabtu, (25/1/2020).

Acara yang mengangkat tema “terwujudnya kader Nasyia berkemajuan di era milenial” itu diikuti oleh peserta yang berasal dari 9 perwakilan PDNA se-Sumbar dan perwakilan panti asuhan Aisyiyah. Dengan kriteria usia antara 17-40 tahun sesuai dengan batas usia dalam kepemimpinan Nasyiatul Aisyiyah itu sendiri.

Acara dibuka Ketua MPK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Dr Murisal, M.Pd. Pada kegiatan tersebut diisi dengan beberapa materi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari pimpinan dan kader-kader NA Sumbar.

Ketua PW Nasyiatul Aisyiyah Sumbar, Nur Hastati menerangkan DANA III ini merupakan perkaderan formal Nasyiyatul Aisyiyah di tingkat PW NA Sumbar.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan kader Nasyiyatul Aisyiyah yang memiliki kesadaran agama dan mampu menggerakkan organisasi,” ungkap Nur Hastati.

Pada DANA III juga ini membahas isu strategis perempuan dan anak, dinamika gerakan Nasyiatul Aisyiyah dan strategi perjuangan Nasyiatul Aisyiyah, pola-pola kepemimpinan, manajemen konflik dalam organisasi, serta pengambilan keputusan, dan strategi penguatan jaringan.

“DANA merupakan salah satu bentuk perkaderan formal yang dimiliki oleh Nasyiatul Aisyiyah. Harapannya dapat terbentuk kader Nasyiatul Aisyiyah yang mampu menggerakkan organisasi, mengamalkan ajaran Islam dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang senantiasa memiliki ketertarikan pada pencerahan dan pemberdayaan perempuan menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ungkap Ketua PW Nasyiatul Aisyiyah Sumbar, Nur Hastati.

Pelaksanaan perkaderan ini ditangani langsung oleh Mantan Ketua PWNA Sumbar Delvina MPd yang juga bertindak sebagai Master of Training, yang memimpin keseluruhan DANA yang berlangsung selama dua hari (25-26/1).

Dalam laporan panitia yang diketuai oleh Lenny Susilawati, S.Hum, M.Hum mengungkapkan agenda ini diikuti 9 perwakilan NA kab/kota, yang diharapkan dapat menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah kepemimpinan baik di persyarikatan, umat dan bangsa bersama organisasi otonom lainnya.

Ketua MPK PW Muhammadiyah Sumbar, Dr Murisal menyatakan bahwa dengan kegiatan ini NA Sumbar dapat mengadakan evaluasi dan konsolidasi organisasi, serta penguatan ideologi ke Muhammadiyahannya.

“Kegiatan ini menjadikan NA Sumbar sebagai gerakan dakwah yang berkemajuan dan menggembirakan, serta mampu mencoba berdakwah dalam bentuk interpreneur dan memberdayakan SDM pengurus dan kader-kadernya,” tukasnya.

“Proses perkaderan dengan salah satu proses penguatan merupakan proses sangat penting bagi keberlangsungan organisasi ke depan. Melalui Majelis Pendidikan Kader harapannya proses ini dapat sinergi antara semua lini persyarikatan,” ucap Ketua MPK PW Muhammadiyah Sumbar, Murisal dalam sambutan pembukaan

MPK PWA Sumbar, Eka Kayat mengatakan para kader NA tetap bersemangat karena tanpa NA tidak ada Aisyiyah.

Tambahnya, dalam waktu dekat MPK PWA Sumbar akan menggelar sekolah kader dan sekolah kepemimpinan kader. (RI)



Demikian Informasi terbaru Mantapkan Ideologi dan Kepemimpinan, PWNA Sumbar Gelar DANA III – Suara Muhammadiyah , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

Nasyid Ponpes Muhammadiyah KMM Kauman Padang Panjang Sabet Juara 1 Nasional – Suara Muhammadiyah – NewsMuh



news.tarjih.id menampilkan berita terbaru, Nasyid Ponpes Muhammadiyah KMM Kauman Padang Panjang Sabet Juara 1 Nasional – Suara Muhammadiyah

BEKASI, Suara Muhammadiyah– Tim group Nasyid Pondok Pesantren Muhammadiyah Tingkat SLTA-MA KMM Kauman memperoleh JUARA 1 Tingkat Nasional di SMAIT Insan Mandiri Islamic Boarding School Bekasi Jawa Barat, Jumat, (24/1/2020).

Mudir Ponpes KMM Padang Panjang, Derliana mengungkapkan Tim yang berangkat jalan darat dengan bus membawa rombongan dua tim yang didampingi oleh Ust Taufik Hidayat, Ust Teguh, dan Umi Ernawati. Tim terdiri dari Senior kelas XI 6 orang dan Yunior kelas X sebanyak lima orang.

“Alhamdulillah, Juara 1 Tim kelas XI. Dan semoga tim kelas X akan terus berlatih untuk bisa menjadi yang terbaik,” ujar Mudir Ponpes KMM Padang Panjang, Derliana.

“Doa dan usaha maksimal merupakan syarat dalam memenangkan kompetisi apapun. Semoga dengan hasil ini tim nasyid bisa lebih berprestasi lagi untuk kedepannya dan menjadi inspirasi bagi siswa yang lainnya,” harap Derliana.

“Ini adalah prestasi luar biasa, JUARA 1 NASYID tingkat Nasional,” tutup Mudir. (RI)



Demikian Informasi terbaru Nasyid Ponpes Muhammadiyah KMM Kauman Padang Panjang Sabet Juara 1 Nasional – Suara Muhammadiyah , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber