Sekolah Dibuka Juli, Ini Penjelasan Nadiem Makarim! – NewsMuh



news.tarjih.id menyuguhkan info kekinian, Sekolah Dibuka Juli, Ini Penjelasan Nadiem Makarim!

Sekolah Dibuka Juli, Ini Penjelasan Nadiem Makarim : Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, menyanggah pernyataan pembukaan sekolah adalah keputusan sepihak Kemendikbud RI.

Sebaliknya, Nadiem mengatakan keputusan untuk membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah adalah pertimbangan Gugus Tugas Covid-19.

“Perlu diketahui bahwa Kemendikbud sudah menyiapkan  semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan,” ujar Nadiem seperti dikutip dari pernyataan resmi Kemendikbud, Sabtu (23/5) dari laman republika.

nadiem makarim Sekolah Dibuka Juli, Ini Penjelasan Nadiem Makarim!
Nadiem Makarim tidak benar Sekolah Dibuka Juli

Tidak Benar Sekolah Dibuka Juli

Nadiem juga menegaskan, pernyataan tersebut juga telah disampaikan secara langsung pada telekonferensi dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu lalu.

Ia menegaskan, kabar pembukaan sekolah akan dilakukan awal tahun ajaran baru bulan Juli 2020, merupakan rumor tidak benar.

“Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan dari kami. Jadi mohon stakeholders dan media yang menyebut itu (Sekolah Dibuka Juli) tidak benar,” tegas Nadiem.

Nadiem melanjutkan, di berbagai negara, awal ajaran baru memang relatif tetap. Namun demikian, penyesuaian metode tetap akan disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan gugus tugas,” ungkap Nadiem

Sementara itu KPAI  mengadakan survei uji coba secara online, dalam 6 jam tayang mendapat 87 respons dari netizen yang terdiri dari guru, orangtua, serta tenaga kesehatan.

“Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, di antaranya Batam, Bengkulu, Jambi, kota Padang, Solok, Bukit Tinggi, kota Medan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Magetan, Kota Surabaya, Kota Makassar, Bolmok Utara, dan lain-lain,” jelas Retno, Sabtu (23/5/2020).

Hasil survei uji coba yang dilakukannya, 71 % responden tidak setuju terhadap rencana pembukaan Sekolah Juli, karena berbagai alasan. Mayoritas responden tidak setuju karena melihat angka positif Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi.

Kami lebih mementingkan keselamatan anak serta guru. Tidak memilih mengambil risiko untuk berdamai dengan virus corona sebagaimana disampaikan Presiden dan Pemerintah.

Respons diberikan oleh pemilik akun  Eddy Kasdiono.

Tidak setuju. Sekolah tempat bergaul yg intensif. Belum ada tanda2 penurunan. Sudah ada kasus di negara lain. Lebih baik ditunda sampai reda. Mungkin januari 2021, mungkin pertengahan tahun depan …,” tulis dia.

Alasan lainnya, mereka masih ragu dengan penerapan protokol kesehatan selama berada di sekolah. Dan juga saat perjalanan pergi dan pulang sekolah.

“Bahkan ada 2 responden menyatakan tidak akan mengizinkan anaknya berangkat ke sekolah pada Juli 2020, meski sekolah anaknya dibuka,” ujar Retno. dimuat laman kompas.com.

 



Demikian info kekinian Sekolah Dibuka Juli, Ini Penjelasan Nadiem Makarim! , semoga dapat menambah wawasan , referensi dan bermanfaat.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *