Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019

JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak yang juga Ketua PP  Pemuda Muhammadiyah menduga Polri saat ini sudah tak netral lagi. Pasalnya, sebagai kader Muhammadiyah, dia menduga ada yang tak beres.

Dahnil mengatakan, dirinya tak ingin PP Muhammadiyah itu dipolitisasi. “Nah ini yang ingin saya sampaikan, saya beberapa hari ini mendapat laporan dari teman teman pimpinan daerah PP Muhamamdiyah di daerah-daerah, kemudian pimpinan wilayah PP Muhammadiyah di wilayah provinsi itu bahwasannya mereka didatangi oleh polisi,” kata Dahnil usai diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus berita bohong alias hoaks tersangka Ratna Sarumpaet.

Dahnil yang juga jadi Koordinator Juru Bicara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo – Sandi ini melanjutkan, anggota Pemuda Muhammadiyah di provinsi, kabupaten dan kota, didatangi pihak kepolisian.

“Pertannyaannya sederhana, pertanyaannya adalah kapan Muktamar PP Muhammadiyah dilaksanakan, siapa calon ketua umum PP Muhammadiyah, karena kebetulan PP Muhammadiyah akan melaksanakan muktamar pada November nanti,” ujarnya.

“Anehnya kok ada pertanyaan polisi hadir ke pimpinan-pimpinan daerah kami dan ke pimpinan wilayah kami, nanya tentang mukhtamar apa urusan polisi nanyain Mukhtamar Muhammadiyah,” sambungnya.

“Bahkan polisi mendorong, idealnya nanti yang dipilih jadi ketua adalah calon A,” ungkap Dahnil.

“Ini yang kemudian, disebutkan sebagai tindakan di era orba atau yang represif,” tambahnya.

Dahnil menegaskan, Muhammadiyah adalah organisasi yang berdiri sebelum republik ini hadir. Sehingga, jangan sekali-kali mengintervensi secara politik, apalagi ini dilakukan pihak kepolisian. Dahnil memastikan, Muhammadiyah akan tetap netral.

“Pertanyaan saya kepada Pak Kapolri. Saya akan berkirim surat ke Pak Kapolri, apakah betul tindakan beberapa aparat kepolisian tersebut adalah perintah Pak kapolri? Kami secara institusional akan mengirim surat kepada Pak Kapolri apakah betul ada perintah itu. Jangan sampai kemudian ada upaya politisasi,” tegas Dahnil.

Menurut dia, pertanyaan itu hadir setelah kasus, beberapa hari ini, setelah Amien Rais ingin diperiksa. Dahnil menduga, upaya itu bagian dari Pilpres 2019. “Banyak sekali laporan ke kita banyak. Dugaan saya terkait dengan suasana pilpres,” pungkasnya. (ilham/b)

Berita yang berjudul " Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019 " ini bersumber dari : http://poskotanews.com/2018/10/16/danhil-anzar-tuding-polri-intervensi-pemuda-muhammadiyah/

Terimakasih sudah membaca dan silahkan untuk dibagikan :)

327
Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019

Source:MSN

Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019

Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019

Source:MSN

Pemuda Muhammadiyah Memilih Netral Di Pilpres 2019