Muhammadiyah: Bangsa Jangan Pecah Karena Beda Pilihan Politik

Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan dari bakal cawapres Ma'ruf Amin. Namun sikap politik Muhammadiyah tidak memihak salah satu calon, baik Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Muhammadiyah sejak dulu ketika menerima Jokowi dan Pak Kiai dalam posisi sebagai capres-cawapres begitu juga menerima Prabowo-Sandi, posisi Muhammadiyah secara kelembagaan pada khitahnya tidak masuk arena politik praktis," ujar Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir kepada wartawan di gedung Dewan Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2018).

Muhammadiyah memberi kebebasan kepada anggotanya memilih salah satu calon yang ada. Tidak ada paksaan dari organisasi untuk menentukan pilihan saat Pilpres 2019.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Pengumuman Ketua Timses Tanggal 7 atau 8 September

"Nanti warga Muhammadiyah, bagaimana juga warga bangsa tentu sudah cerdas dan punya pilihan politik, menjadi hak warga," sambung Haedar.

Namun setiap pendukung harus tetap menjaga persatuan dan tidak berkonflik. Jangan jadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan.

"Perbedaan politik itu tidak buat pecah suatu bangsa, apalagi buat permusuhan, dan tidak boleh juga, yang selalu saya suarakan, kekerasan karena perbedaan politik," kata Haedar.

Meski tidak secara organisasi, Haedar memberi restu kepada rekan sesama ulamanya maju berpasangan dengan Jokowi. Ma'ruf dengan dirinya memiliki semangat yang sama dalam membangun bangsa.

"Jelas dong doa restu. Kita kan sesama ulama kami punya spirit yang sama. Poin tidak lebih dari itu, kita berharap, dengan semangat dan pengalaman, baik keumatan dan kebangsaan, bisa satukan bangsa ini," ujar Haedar.

Sementara itu, Haedar menilai sosok Ma'ruf memiliki kriteria sebagai pemimpin. Ma'ruf dinilai punya kemampuan membuat bangsa ini maju.

"Kiai Ma'ruf, tentu punya kekuatan sebagai tokoh agamawan, sekaligus pemimpin umat. Saya pikir juga tokoh lain punya semangat yang sama, tapi beda posisi dan mungkin karakter khusus," imbuhnya.

"Saya pikir, kita percaya Pak Kiai bawa harapan yang kami sampaikan untuk kemajuan bangsa ke depan," sambung Haedar.

(aik/fdn)

Berita yang berjudul " Muhammadiyah: Bangsa Jangan Pecah Karena Beda Pilihan Politik " ini bersumber dari : https://news.detik.com/berita/4199503/didatangi-maruf-muhammadiyah-kita-tidak-masuk-politik-praktis

Terimakasih sudah membaca dan silahkan untuk dibagikan :)

351
Muhammadiyah: Bangsa Jangan Pecah Karena Beda Pilihan Politik

Source:MSN

Muhammadiyah: Bangsa Jangan Pecah Karena Beda Pilihan Politik