Masuki Tahun Politik, Muhammadiyah Janji Bakal Netral

KARANGANYAR - Memasuki tahun politik, salah satu Pimpinan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Yunahar Ilyas tegaskan Muhammadiyah tidak akan masuk dalam area politik praktis. Sikap Muhammadiyah sebagai organisasi adalah netral dan tidak memihak pada parpol tertentu.

Muhammadiyah akan tetap konsisten menjadi organisasi masyarakat (ormas) Islam dan tidak akan 'tergoda' terjun dalam politik praktis dengan berafiliasi politik pada partai politik namun tetap menjaga hubungan baik denga semua partai politik.

BERITA TERKAIT +

"Muhammadiyah tidak memasuki area politik praktis, low politic namun hight politic, politik nilai," jelasnya sebelum acara Pengajian Akbar Mangayubagyo Keberangkatan Jamaah Haji Karanganyar, Jumat (6/7/2018) malam.

Untuk itulah jelang pemilihan presiden 2019 mendatang, Muhammadiyah akan mengeluarkan kriteria calon presiden menurut pandangan Muhammadiyah. Tentunya akan ada beberapa point yang harus dimikili sebagai kandidat calon presiden.

"Yang jelas kita tidak akan menyebut nama," lanjutnya.

Dari dulu, ungkap Yunahar Ilyas, Muhammadiyah sudah memiliki patokan sendiri apa saja yang menjadi kriteria untuk menjadi seorang presiden. Dan kriteria itu selalu diperbarui setiap ada pemilihan presiden baru. Sebelumnya Muhammadiyah akan akan mengundang semua pimpinan di seluruh Indonesia lalu disampaikan seperti apa kriterianya.

"(Periode) Dulu sudah kita umumkan. Dan kita tegaskan kembali Muhammadiyah atas nama perserikatan tidak masuk ke politik praktis," tuturnya.

Menurutnya politik praktis itu hak warga (anggota) Muhammadiyah. Karena itu jika ada yang mendukung atau tidak mendukung (secara pribadi) merupakan hak masing-masing.

Yang terpenting bagi Muhammadiyah adalah bagaimana caranya mendapatkan pemimpin yang dapat mengurus masyarakat dengan baik. Dan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam pastinya pemimpin yang sesuai dengan perspektif Islam.

"Jadi pemimpin yang jujur, beriman, adil, yang kompeten dan mau memperjuangkan kepentingan umat Islam. Siapapun orangnya dari mana partainya kita tidak masalah," lanjutnya.

Pada dasarnya Muhammadiyah siap menyumbangkan kader-kader terbaiknya untuk apa saja. Siapapun yang menang jika mereka membutuhkan kader Muhammadiyah dipersilahkan.

"Namun kita Muhmmadiyah tidak ada barter tidak ada tawar menawar. Namun Muhammadiyah siap menyumbangkan kader-kader terbaiknya untuk apa saja," pungkasnya.

(kha)

Berita yang berjudul " Masuki Tahun Politik, Muhammadiyah Janji Bakal Netral " ini bersumber dari : https://news.okezone.com/read/2018/07/07/512/1919212/masuki-tahun-politik-muhammadiyah-janji-bakal-netral

Terimakasih sudah membaca dan silahkan untuk dibagikan :)

466